UPACARA MINGGU MILITER KODIM 0701/BANYUMAS

Banyumas – Senin 922/10/2018) Komando Distrik Militer (Kodim) 0701/Banyumas melaksanakan Upacara Bendera rutin hari Senin, yang  bertindak sebagai Inspektur Upacara Danramil 08/Kalibagor Kapten Inf  Mulyanto, sedangkan Dan Up Kapten  Arm Sumarsono (Danramil 25/Purwokerto Selatan Kodim 0701/Banyumas) dan yang diikuti seluruh anggota Kodim 0701/Banyumas .

Upacara bendera mingguan ini bukan kegiatan seremonial belaka dan jangan hanya dijadikan sekedar rutinitas yang biasa, namun harus benar-benar dimaknai sebagai sebuah implementasi jiwa Nasionalisme kita, melalui penghormatan terhadap simbol negara yang diperjuangkan melalui pengorbanan jiwa dan harta benda para pahlawan kusuma bangsa.

Upacara pengibaran bendera  dilaksanakan dalam rangka memupuk jiwa kejuangan, patriotisme, nasionalisme dan solidaritas prajurit serta mengenang jasa para Pahlawan dan untuk menumbuhkan jiwa patriotisme guna menghormati Sang Saka Merah Putih serta menumbuhkan jiwa kedisiplinan bagi prajurit dalam mengamalkan Sapta Marga, Delapan Wajib TNI dan Sumpah Prajurit serta memiliki makna penting, sebagai upaya untuk mengingatkan Prajurit dan PNS Kodim 0701/Banyumas. Sebagai sarana Komando guna menjalin komunikasi antara Pimpinan, Staf dan Anggota agar setiap kebijakan, instruksi, petunjuk dan informasi dapat mengalir dan dipahami secara seksama, untuk dijadikan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas. (Kodim 0701/Banyumas)

PASITER KODIM 0701/BANYUMAS HADIRI PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL

Pasiter Kodim 0701/Banyumas Kapten Arm Sugeng Supriyadi mewakili Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawanm S, Sos., M.M.S. bersama dengan seluruh jajaran Forkompimda Kab. Banyumas menghadiri kegiatan Hari Santri Nasional 2018 di Kabupaten Banyumas, yang dilaksanakan di Alun Alun Purwokerto, Senin (22/10/2018) pagi.

Upacara diikuti oleh tamu undangan dari Forkopimda, ketua pengadilan negeri, jajaran TNI maupun POLRI se Kabupaten Banyumas, Pengurus FKUB, Tokoh Agama, ketua partai politik dan ormas pemuda dan para pelajar tingkat pertama dan atas maupun pondok pesantren yang ada di Kabupaten Banyumas.

Dalam apel yang berlangsung 1 jam dari pukul 08.00 pagi itu, dibacakan juga pembukaan UUD 1945, dan Ikrar Santri.

Bupati Banyumas Ir Achmad Husein yang memimpin jalannya Upacara mengatakan bahwa Pelaksanaan Hari Santri diharapkan tidak hanya sekedar Seremonial, melainkan ini adalah merupakan (culture) budaya yang ada di kabupaten Banyumas.

lebih lanjut, Bupati Banyumas mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan dapat menanamkan rasa kecintaan dan kebanggaan kepada NKRI, seiring dengan peran santri dan ulama dalam memperjuangakan kemerdekaan Negar Kesatuan Republik Indonesia.

“ Santri harus bisa mengikuti kekinian perkembangan zaman, dan santri harus menjadi teladan bagi umat. hal ini tadi semua “khittoh” atau kembalinya semua berlandaskan agama. Intinya, “Berikan kebebasan mereka menegakkan aturannya, namun jangan sampai keluar dari garis yang sudah diajarkan agama.”tandas Bupati Banyumas. “Menanggapi Gerakan radikalisme, peran santri sebagai tauladan, jangan sampai santri keluar dari garis atau aturan yang telah diajarkan.”imbuhnya

Dalam peringati hati santri, sebagai santri harus berprinsip, jangan pernah berhenti belajar, harus kritis dan berani, tidak minderan juga jangan sampai lupa dengan guru-gurunya.

Berkaca pada sejarah, Hari Santri merujuk pada keluarnya Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 yang memantik terjadinya peristiwa heroik 10 November 1945 di Surabaya yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan. Resolusi Jihad adalah seruan ulama-santri yang mewajibkan setiap muslim Indonesia untuk membela kedaulatan Tanah Air dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pada kenyataannya, Resolusi Jihad itu telah melebur sekat-sekat antara kelompok agamis, nasionalis, sosialis, dan seterusnya di kalangan bangsa Indonesia yang beragam latar belakang. Resolusi Jihad telah menyeimbangkan spiritualitas individu yang bersifat vertikal (hablun minallah) dengan kepentingan bersama yang bersifat horizontal (hablun minannas) melalui fatwa ulama yang mendudukkan nasionalisme sebagai bagian dari sikap religius.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Kementerian Agama pada peringatan tahun 2018 ini mengusung tema Bersama Santri Damailah Negeri’ . Isu perdamaian diangkat sebagai respon atas kondisi bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadapi berbagai persoalan, seperti maraknya hoaks, ujaran kebencian, polarisasi simpatisan politik, propaganda kekerasan, hingga terorisme.

Hari Santri tahun ini merupakan momentum untuk mempertegas peran santri sebagai pionir perdamaian yang berorientasi pada spirit moderasi Islam di Indonesia. Dengan karakter kalangan pesantren yang moderat, toleran, dan komitmen cinta tanah air, diharapkan para santri semakin vokal untuk menyuarakan dan meneladankan hidup damai serta menekan lahirnya konflik di tengah-tengah keragaman masyarakat.

“Marilah kita tebarkan kedamaian, kapanpun, dimanapun, kepada siapapun.Selamat Hari Santri 22 Oktober 2018 bersama Santri Damailah Negeri,” pungkas Bupati Banyumas. (Kodim 0701/Banyumas)

TMMD, WUJUD KEMANUNGGALAN TNI-RAKYAT

Wangon – Kemanunggalan TNI dan Rakyat yang menjadi sasaran utama program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) mulai terwujud di Desa Cikakak Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas yang menjadi sasaran TMMD Sengkuyung III Kodim 0701/Banyumas.

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang saat ini berjalan di Wilayah Kodim 0701/Banyumas, tidak hanya dilaksanakan oleh TNI, namun selalu ada peran aktif dari masyarakat didalamnya. Hal ini sekaligus menjadi gambaran semangat gotong royong membangun bangsa tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga atau organisasi tertentu, tetapi perlu dilakukan Bersama-sama.

” Program TMMD ini dapat terlaksana dengan baik apabila adanya kerja sama yang saling mendukung dari semua pihak baik unsur TNI, Polri, Pemda maupun masyarakat setempat dan itu sudah terlihat di kegiatan TMMD Sengkuyung III Kodim 0701/Banyumas di Desa Cikakak ini,” tutur Pasiter Kodim 0701/Banyumas saat meninjau lokasi TMMD.

Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S.“ melalui Pasiter Kapten Arm Sugeng Supriyadi mengatakan bahwa otput TMMD ini nantinya bukan untuk TNI sendiri, tetapi untuk masyarakat. Untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

Dilain sisi, dari lapangan seluruh kegiatan yang dilakukan TNI tersebut selalu menarik minat warga sekitar untuk ikut berpartisipasi sesuai dengan kemampuannya. Tidak ada aktifitas yang hanya dilakukan sendiri oleh TNI, namun selalu melibatkan masyarakat.

TMMD di wilayah Kodim 0701/Banyumas memberi gambaran cara tepat melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan. Budaya gotong royong yang seolah hilang ditelan jaman kini hadir kembali ditengah masyarakat. Sebuah contoh budaya yang positif untuk generasi milenial saat ini.

“Bersama Rakyat, TNI Kuat. Bersama TNI, Rakyat Sejahtera”. Menjadi gambaran bahwa ikut sertanya masyarakat membantu TNI dalam program TMMD merupakan wujud kemanunggalan TNI bersama Rakyat di Bumi Pertiwi masih tetap terjaga dengan baik. Karakter disiplin dan tak kenal libur personil TNI menjadi hal menarik yang dapat di contoh dalam proses percepatan dan pemerataan pembangunan. Perlu diketahui, program TMMD Sengkuyung III TA 2018 di Desa Cikakak  ini akan berlangsung selama 30 Hari penuh mulai 15 Oktober –  13 November 2018. Dari sisi kegiatan, TMMD tidak hanya menyasar kegiatan fisik saja namun juga terdapat sederet kegiatan nonfisik. (Kodim 0701/Banyumas)

ANGGOTA KORAMIL 19/WANGON BANTU PENDISTRIBUSIAN AIR BERSIH

Babinsa Desa Windunegara Koramil 19/Wangon Kodim 0701/Banyumas Serda Agung Huriyanto membantu pendistribusian air bersih dari BPDP Banyumas sebanyak 2 tangki (10.000 liter) untuk Desa Windunegara Grumbul Kepetek RW 06 , 11 tangki (5000 liter) untuk grumbul pengasinan dan 1 tangki (500 liter) untuk grumbul Desa Windunegara RT 02 RT 03 dan RW 06. Minggu (21/10/2018)

“Tujuannya memberikan air bersih untuk minum warga masyarakat Desa Windunegara,” kata Serda Agung. Pemberian air bersih dikarenakan sebagian besar air sumur warga kering dan hanya mengandalkan kiriman dari BPBD.

Hadir dalam kegiatan Pendistribusian air bersih yaitu BNPB Banyumas Bp Kusworo dan Bp Hendrik.

 “Pemberian air bersih dengan tujuan untuk membantu masyarakat yang mengalami kekeringan, akibat dari kemarau yang panjang, bantuan air bersih ini untuk memenuhi kebutuhan minum, masak dan mandi warga masyarakat. Air yang di salurkan di masukan ke dalam Ember dan Jeligen yang sudah tersedia, sebagai penampung air,” pungkas Serda Agung. (Koramil 19/Wangon)

PENUTUPAN KOMPETISI SEPAK BOLA DANDIM CUP TAHUN 2018

Purwokerto – Sabtu (20/10/2018) Dalam rangka memperingati HUT ke 73 TNI, Kodim 0701/Banyumas menggelar Kompetisi Sepak Bola Dandim Cup tahun 2018. Bertempat  di Lapangan Sumampir Purwokerto Kec. Purwokerto Utara Kab. Banyumas  telah dilaksanakan babak final Kompetisi Sepak Bola Dandim Cup Tahun 2018 antara PS Kesuma Sumampir VS Persewa Wangon.. Dalam Kompetisi Sepak Bola Dandim Cup diikuti oleh 16 tim. Kegiatan Turnamen ini dilaksanakan mulai dari Tanggal 5 Oktober 2018 s.d  20 Oktober 2018 jam 15.00 Wib sampai dengan selesai.

Di final hari ini, sebagai Juara 1 Persewa Wangon setelah di pertandingan akhir mengalahkan PS Kesuma Sumampir dengan Skor  1 – 2  sampai pertandingan selesai.

“Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, s. Sos., M.M.S. mengatakan, bahwa “ kegiatan ini dilaksanakan di samping untuk menjaring bibit pemain muda berbakat dan untuk memperingati “ HUT ke 73 TNI tahun 2018“.

Meskipun dalam pertandingan sepakbola ada gesekan-gesekan antar pemain tetapi setelah selesai bermain kita tetap satu rekan. Karena permainan sepakbola sangat keras apabila kita tidak tahu cara bermain. Tetapi kalau kita tahu cara bermain akan kelihatan cantik dan indah serta enak dipandang mata. Kita semua anak Indonesia maka dari itu. Generasi muda harus bersatu jangan lomba sepakbola dijadikan ajang permusuhan antar sekolah. Kepada yang Juara 1 dan Juara 2 kalian jangan berbangga diri tetap latihan karena perlombaan kedepan akan semakin berat dengan menghadapi lawan – lawan yang akan datang. Untuk yang kalah jangan berkecil hati, tetaplah latihan mungkin suatu saat kalian akan bisa memenangkan perlombaan ini,” tambah Dandim 0701/Banyumas. (Kodim 0701/Banyumas)

ACARA PROGRAM SUNAT GRATIS KORAMIL 07/BANYUMAS DAN RSU SIAGA MEDIKA

Banyumas – Pada hari  Jum’at tanggal 19 Oktober 2018 di mulai pukul 08.10 Wib s/d selesai, Danramil 07/Banyumas Kapten Arm Siswandi dan Babinsa Desa Dawuhan Sertu Sarino membantu dan mendampingi warga tidak mampu yang putranya melaksanakan   acara  “PROGRAM SUNAT  GRATIS antara Koramil 07/Banyumas & RSU SIAGA MEDIKA” yang di laksanakan RSU Siaga Medika Banyumas. Jumat 919/10/2018)

Hadir dalam Kegiatan tersebut Danramil 07/Banyumas ( Kapten Arm Siswandi),  Sertu Sarino (Babinsa Desa Dawuhan), Bp. Husein (Humas  RSU Siaga Medika ), Sdr. Rifki ( Tim medis RSU Siaga Medika Banyumas)

            “Kegiatan sunat gratis ini dilaksanakan setiap hari Jum’at di RSU Siaga Medika Banyumas, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu,” jelas Danramil. (Koramil 07/Banyumas)

BABINSA CIKAKAK BANTU PENDISTRIBUSIAN AIR BERSIH

Kodim 0701/Banyumas, menggerakkan seluruh bintara pembina desa guna membantu pendistribusian air bersih di desa binannya yang masih dilanda kekeringan, seperti yang terjadi di Desa Cikakak Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas. Jumat (19/10/2018)

“Semua Babinsa yang bertugas di desa-desa yang kekurangan air bersih kami instruksikan agar mereka proaktif membantu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Banyumas menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat,” kata Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S. melalui Danramil 19/Wangon Kapten Cba Budi Priyatno.

Ia menjelaskan keberadaan TNI di desa harus bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, termasuk membantu kebutuhan masyarakat.

“Jajaran koramil di masing-masing kecamatan juga di instruksikan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan secara langsung ke lapangan,” ujar Danramil.

Selain itu, prajurit abdi negara itu juga diminta untuk ikut membantu menyampaikan informasi kepada petugas BPBD Pemkab Banyumas apabila ada desa yang belum masuk dalam pendataan pemkab, sehingga luput dari bantuan pemerintah.

Saat ini masih di Desa di Grumbul. Gandarusa dan Baron Desa. Cikakak Kec.Wangon masih kesulitan untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi dan memasak, jelas Danramil.

Pendistribusian Air Bersih dari BPBD Kab. Banyumas yang dilakukan hari ini, Jumat (19/10/2018) sebanyak  1Tengki air  (5.000 lt) untuk Grumbul Gandarusa Desa Cikakak dan  1 Tengki air (5000 lt) untuk Grumbul Baron Desa Cikakak.

“Pemberian air bersih dengan tujuan untuk membantu masyarakat yang mengalami kekeringan, akibat dari kemarau yang panjang, bantuan air bersih ini untuk memenuhi kebutuhan minum, masak dan mandi warga masyarakat. Air yang di salurkan di masukan ke dalam Ember dan Jeligen yang sudah tersedia, sebagai penampung air,” pungkas Kapten Budi.

Hadir dalam kegiatan Pendistribusian Air Bersih,  Babinsa Cikakak  Pelda Dwi Warsito,   Kades Cikakak (Bpk Suyitno. SH), Kadus 2 Desa Cikakak (Bpk. Akim), Kadus 5 Desa Cikakak (Bpk Katim). (Koramil 19/Wangon)

BABINSA LATIH PBB GERPAR

Kemranjen – Babisa Koramil 11/Kemranjen Serda Samsul Ma’arif melatih PBB (Peraturan Baris Berbaris) GERPAR siswa SMA  Ma’arif NU 1 Kemranjen bertempat di Lapangan Desa Sirau Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Jumat (19/10/2018)

Kerjasama antara pelatih dan pelaku disini sangat sekali menentukan keberhasilan dalam membentuk peleton PBB yang tanggap, taguh dan trengginas sehingga mempunyai respek dan gerakan yang patah-patah, tidak hanya itu semangat, penampilan dan kerapihan juga mempengarihi penilaian lomba.

“Latihan PBB pada awalanya memang harus dipaksakan kepada seluruh siswa dan siswi karena untuk membentuk sukap dan watak seseorang yang berkrakter rasa cinta kepada tanah airnya sahingga akan terbentuk jiwa nasionalisme yang tinggi sehingga dapat menjadikomponen cadagan dalam hal Bela Negara,” jelas Serda Syamsul. (Koramil 11/Kemranjen)

DANRAMIL HADIRI PEMBUKAAN JAMBORE MTS III KKM MTS KAB. BANYUMAS TAHUN 2018

Dalam rangka menyambut hari santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Banyumas mengadakan Jambore MTs III KKM MTs Kab. Banyumas tahun 2018, bertempat di lapangan Desa Selanegara Kec. Sumpiuh Kab. Banyumas. Jumat (19/10/2018)

            Kegiatan jambore ini diikuti oleh MTs se- Kabupaten Banyumas yang dilaksanakan mulai hari ini Jumat (19/10/2018) sampai hari Minggu tanggal 21 Oktober 2018.

Ka. Kankemenag Kab. Banyumas Drs Imam, M.Pdi selaku Irup dalam sambutannnya menyampaikan bahwa tujuan gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk ahlak yang mulia, menjujung tinggi kesatuan Negara RI. Kader Pramuka ini yang memiliki ahlak yang mulia dan kecakapan yang baik dalam rangka menyongsong madrasah yang hebat dan harus mempunyai komitmen yang sama.

“Saya berharap dengan kegiatan Jambore ini akan melahirkan penggalang yang tangguh. Semoga Kegiatan Jambore ini dapat membawa dan membangun nama harum dan nama baik Kwarcab Kab. Banyumas,” ungkap Ka. Kankemenag.

“Jangan sampai Parmuka meninggalkan sholatnya dan harus di disiplin dalam ibadah,” pungkas Drs Imam.

BABINSA HADIRI SOSIALISASI DAN PEMBENTUKAN WARGA PEDULI AIDS (WPA)

HIV merupakan virus yang hanya terdapat di dalam tubuh manusia dan menyebabkan menurunya kekebalan tubuh sehingga tubuh gagal melawan infeksi. AIDS merupakan kumpulan gejala(infeksi oportunistik) yang disebabkan oleh penurunan kekebalan tubuh, akibat tertular virus (HIV)

Pada Hari Jumat 19 Oktober 2018 Pukul 09.20 WIB. sd.11.15 WIB. Babinsa Kelurahan Kranji Koramil 01/Purwokerto Utara Serka Suyono menghadiri Sosialisasi dan Pembentukan Warga Peduli Aids (WPA) Tingkat Kel. Kranji bertempat di Aula Puskesmas 2 Purwokerto Timur, jln Adiyaksa No 09 Kel. Kranji Kec. Purwokerto Timur.

Hadir dalam acara tersebut  Dr.H.Esculanto.edhi Hannantoro.(Kepala Puskesmas 2 Purwokerto Timur),  Budi Pramono (Sekertariat KPA), Lurah kranji, Kasi permas kranji, Babinsa Kranji,  Babinksamtibmas, Seluruh Ketua RW se-Kelurahan Kranji dan  Tamu undangan.

            “Kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Warga Peduli Aids (WPA) Tingkat Kel. Kranji merupakan kegiatan tahunan, dengan tujuan memberikan pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat seputar bahaya AIDS,” jelas Serka Suyono. (Koramil 01/Purwokerto Utara)